Ketika Senior tidak mau kalah

Jakarta - Presiden PKS Tifatul Sembiring meminta kaum tua minggir dari kancah Pilpres 2009. Namun wacana yang disambut oleh PKS kurang disambut baik oleh PPP. Katanya, wacana itu seperti opium.

Menurut Ketua FPPP Lukman Hakim Saefuddin, gagasan pemimpin muda hanya membuat rakyat irasional. Sebab, masyarakat hanya diajarkan memilih calon berdasarkan emosionalitas semata, bukan pertimbangan rasional.

"Wacana itu hanya untuk meninabobokkan masyarakat. Seperti opium," kata Lukman pada wartawan di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Rabu (23/7/2008).

Pria yang juga menjabat ketua DPP PPP inimenilai bukan masanya lagi membedakan antara yang muda dan tua. Tokoh-tokoh muda bukanlah jaminan mutu akan membawa perubahan yang lebih baik. "Yang terpenting justru konsepnya apa yang ditawarkan. Cara ini yang harusnya dikembangkan," tegas Lukman.

Lukman menilai dikotomi muda-tua dan sipil-militer hanya akan membuat masyarakat tidak cerdas. Seharusnya dalam demokrasi yang semakin berkembang, masyarakat diajari lebih rasional dalam berpolitik.

"Tidak jamannya lagi dikotomi tua-muda, sipil-militer. Itu mengajari masyarakat tidak cerdas dan rasional dalam berdemokrasi," pungkas dia.
(dikutip dari www.detik.com)

Tidak ada komentar: