LSI : 80,2 persen setuju munculnya calon independen

Jakarta, Rakyat Merdeka. Sehari setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan bahwa calon independen bisa tampil di pemilihan kepala daerah (pilkada) maupun pemilihan presiden (Pilpres), Lembaga Survei Indonesia (LSI) langsung merilis temuannya. Hasilnya, 80,2 persen setuju munculnya calon independen baik pilkada maupun pilpres.Demikian dipaparkan Direktur Eksekutif LSI Saiful Mudjani di Galeri Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa siang."Secara umum, masyarakat punya aspirasi bahwa pencalonan Presiden dan Kepala Daerah tidak harus dari parpol tapi calon independen harus diberi kesempatan," tandas Saiful Mujani.Dari survei LSI yang dilakukan terhadap 1.300 responden dari 33 provinsi di Indonesia, sebanyak 68,8 persen responden menyatakan "setuju" dan "sangat setuju" bahwa pencalonan presiden tidak harus dari parpol tapi juga dari jalur individu atau kelompok non-parpol. Angka tersebut menjadi 70,3 persen bagi pemilihan gubernur dan pemilihan bupati/walikota."Munculnya dukungan yang luas dari publik atas calon independen tumbuh dari rendahnya kepercayaan publik pada partai politik," kata Saiful.Sentimen positif terhadap calon independen tersebut juga dilihat sebagai reaksi dari pengalaman bahwa calon dari parpol cenderung bekerja kurang efektif juga. iga

Tidak ada komentar: