Sutrisno Bachir mengenai capres muda

INILAH.COM, Jakarta - Presiden PKS Tifatul Sembiring meminta tokoh tua yang pernah memimpin bangsa minggir dari Pilpres 2009. Mantan Presiden yang juga Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri meradang. Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir merasa malu.

"Saya sebagai generasi muda sangat malu kalau ada orang muda yang merebut kekuasaan dengan cara-cara yang tidak santun kepada senior-seniornya. Sekarang saja yang senior bisa jantan, kenapa yang muda kok tidak bisa jantan," kata Soetrisno.

Hal ini disampaikan pria yang akrab disapa dengan inisial namanya ini yakni SB di kediamannya di kawasan Pondok Indah, Jakarta, Rabu (23/7).

"Saya sangat setuju dengan pernyataan Bu Mega. Kalau generasi muda mau maju itu jangan memakai cara yang tidak demokratis," ujarnya.

Jika Tifatul mendengungkan wacana capres balita alias di bawah lima puluh tahun, SB mengingatkan tidak ada batasan maksimal usia capres, yang ada hanya batasan minimal usia capres.

"Mau 60 tahun silahkan, mau 70 tahun ya juga silahkan. Kita kembalikan lagi semuanya ke rakyat yang menentukan," kata SB.[dikutip dari www.inilah.com]

Ketika Senior tidak mau kalah

Jakarta - Presiden PKS Tifatul Sembiring meminta kaum tua minggir dari kancah Pilpres 2009. Namun wacana yang disambut oleh PKS kurang disambut baik oleh PPP. Katanya, wacana itu seperti opium.

Menurut Ketua FPPP Lukman Hakim Saefuddin, gagasan pemimpin muda hanya membuat rakyat irasional. Sebab, masyarakat hanya diajarkan memilih calon berdasarkan emosionalitas semata, bukan pertimbangan rasional.

"Wacana itu hanya untuk meninabobokkan masyarakat. Seperti opium," kata Lukman pada wartawan di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Rabu (23/7/2008).

Pria yang juga menjabat ketua DPP PPP inimenilai bukan masanya lagi membedakan antara yang muda dan tua. Tokoh-tokoh muda bukanlah jaminan mutu akan membawa perubahan yang lebih baik. "Yang terpenting justru konsepnya apa yang ditawarkan. Cara ini yang harusnya dikembangkan," tegas Lukman.

Lukman menilai dikotomi muda-tua dan sipil-militer hanya akan membuat masyarakat tidak cerdas. Seharusnya dalam demokrasi yang semakin berkembang, masyarakat diajari lebih rasional dalam berpolitik.

"Tidak jamannya lagi dikotomi tua-muda, sipil-militer. Itu mengajari masyarakat tidak cerdas dan rasional dalam berdemokrasi," pungkas dia.
(dikutip dari www.detik.com)

Bangsa yang Serakah

Apa yang ada dibenak para pemimpin BUMN ketika satu per satu pemimpin perusahaan plat merah tersebut diambil dan dimasukkan tahanan KPK. Apa pula yang ada di benak keluarganya terutama anak - anaknya ketika menyadari bahwa apa yang mereka nikamti selama ini adalah hasil korupsi. Betapa malunya istri - istri mereka ketika harus belanja dan menemukan orang - orang membicarakan tentang suami - suami mereka yang ada di balik jeruji besi. .

Negri yang gemah ripah loh jinawi ini memiliki banyak manusia yang sensasional, yah sensasional karena gajinya yang besar ternyata belum mencukupi bagi mereka untuk hidup. belum mencukupi karena hars menyekolahkan anak - anak mereka diluar negri sedangkan negri ini masih banyak butuh sekolah, belum cukup karena istri - istri mereka harus belanja di Singapura dan Hongkong sedangkan bahan - bahan itu di import dari tanah abang. Negri ini memiliki potensi - potensi orang - orang yang luar biasa serakah , bukan hanya ramah tapi juga tamak , bukan orang yang nrimo tapi mau nrimo apapun dan resikonya adalah bangsa yang tergadai. . .

Brapa gaji Jaksa . . . ?
Berapa gaji direksi BUMN . . ?
Berapa gaji para pejabat di PT. POS Indonesia . . ?
Apalagi para Gubernur BI . . ?

Berapapun gaji yang mereka terima , mereka tidak pernah puas . kita yang harus melongo melihat kenaikan gaji para pegawai - pegawai pemerintah ini demi menekan korupsi dan kita juga yang harus menjadi saksi betapa mereka tidak pernah puas. .

Dan negri ini harus menangis lagi , kembali dan kembali atas kejahatan anak - anak bangsa yang tak pernah puas. . .


== Bersyukur Untuk Indonesia Yang Lebih Baik==

Kemerdekaan Berpendapat

Apa yang membuatmu senang. . .
Dipercaya ???
atau di perdaya . . ???

Berapa orang lagi yang kita harus bohongi
ketika kita bicara visi dan misi

Bahasamu bahasa langit tuan
penuh dengan celemotan janji - janji yang memperdaya

Bahasamu bahasa tinggi tuan
Yang ketika di tagih, tinggal janji - janji . .

Apa yang kita bisa berikan pada bangsa ini
Apa yang bukan kita berdayakan pada bangsa ini

dimulai dari kita
memilih yang benar

dimulai dari kita
melihat sesuatu dengan benar

dan biarkan rakyat bicara. . . .

== Menjelang pemilu 2009 ==
satukan langkah demi indonesia yang lebih baik . . .

Partai Mana Yang Anda Pilih

KPU telah menetapkan , berarti tinggal kita yang bersiap untuk memilih partai mana yang akan kita pilih di 2009. Baca baik dan urutkan caleg - calegnya. . setelah bulyan royan , m amin siapa lagi yang kita pilih dari Partai - partai ini yang akan mengecewakan kita dengan head line news korupsinya. .

Negri ini butuh kejujuran dan berapapun banyaknya partai tidak mencerminkan demokrasi sejujurnya. karena seluruh partai yang ikut sudah harus menyalakan mesin politiknya dengan Uang . Dan pada ujungnya siapapun yang terpilih pasti akan kembali korupsi dan mencatat korupsinya sebagai simpanan wajib di partai semacam simpanan wajib di koperasi. .

Baca baik - baik dan tentukan. . masa depan dimulai saat ketika anda berfikir siapa yang harus duduk bukan apa dan warna apa benderanya. . .

salam